senyum yuk

hai hati dan otak. beberapa hari ini, kalian tidak sejalan ya, karena raga ini selalu salah melakukan sesuatu hal. ada apakah? di otak tidak memikirkan sosok siapapun tapi mengapa kalian tidak akur? dan membuat raga terlihat salah diluar. hati apakah kau gundah? atau….. (hus jangan mikir yang horror)

AHA! (ala kartun ada bohlam menyala)
pasti bingung mau ngapain aja ya? biasanya banyak kegiatan lalu jadi kosong melompong gitu hehehe. sampai wajahnya menjadi tambah jelek karena tak memberikan senyum. gimana mau senyum kalau ga ada yang bikin senang otak dan hati? rasanya emang gaenak tapi mau gimana lagi. senyumlah bila bertemu saudaramu karena itu adalah sunnah

mau gamau ya harus senyum. (tiba-tiba) inget suatu kejadian dimana salah satu saudara bilang ” ih kamu meni bahagia terus, engga punya beban, gapernah sedih apa?”
widiw padahal muka udah kasih tampang sedih dibilang bahagia ya? buat apa emang kalau kasih liat muka sedih atau hal yang tak baik, emang mereka ada waktu untuk dengerin keluh kesah dan sedih kita toh. kecuali sang Illahi, keluarga dan dia jauh disana (insyaAllah waktu yang mempertemukan dengan awal yang baik). (loh,loh jadi gini ya? hahaha. gapapalah>o< )

bandung yang belum hujan, september 2015

0001-62685248

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s