Angka menjadikan sebuah nilai.
Ibarat yang terjadi saat anak bersekolah angka yang paling besar adalah 9, merupakan hal yang menggembirakan walau anak tak mendapatkan secara baik atau jujur. Sedangkan anak yang bekerja keras, jujur dan melakukannya secara baik yang didapat adalah pukulan hebatkarena tidak mendapatkan angka yang menjadi sebuah nilai … yang tidak memuaskan.
Lalu angka menjadikan benteng yang besar, menjadikan perbedaan. Bukan menjadikan hal menjadi satu.
Apakah sang Pencipta membuat angka yang menjadikan nilai agar umatnya seperti itu? ? Apakah buku yang jelek berisi hal jelek?
Apakah kertas berwarna hitam tak sebaik kertas berwarna putih? Saat kertas putih ternoda apakah tetap bisa putih? Saat kertas hitam ternoda apakah tetap bisa hitam? Apakah kebenaran dilihat dari masyarakat yg telah terbiasa melakukan hal itu? Bukannya kebenaran harus sesuai dengan yang sang Pencipta katakan dan menjauhi larangannya? Ataukah islam memberikan ornamen yang seperti itu? Ataukah semua ini kesalahan pengetik? Yang tak mengerti atau memahami.
Terdiam sejenak.
Apa bisa? Apa benar? Apa begitu? Semua menjadi apa dan memiliki tanda tanya besar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s